KODE-4

Friday, February 15, 2013

Wartawan Ditodong Pistol, Saatnya Tegakkan Mantagi Jurnalis


Harian Singgalang, Jumat 15 Februari 2013
PADANG — Sedikitnya tujuh wartawan media lokal dan nasional ditodong senjata api oleh seseorang saat peliputan razia Satpol PP di Jalan Batang Arau, Padang, Rabu (13/2) sekitar pukul 23.00 WIB.


Mereka masing-masing, Andri Saputra (Padang TV), Citra Indriani (kameramen Trans 7), Randi Pangeran (Favorit TV), Tua Saman Siregar (TVRI Sumbar), Endri Oktavia (Favorit TV), Budi Sunandar (Global TV), Rian (kameramen) dan Heru (Koran Padang).
“Kami semua tiarap begitu senjata ditodongkan. Untung tak ada peluru di dalamnya. Padahal dua kali pelatuknya ditarik pelaku,” kata Andri yang paling dekat dengan moncong pistol itu, saat melaporkan peristiwa itu di Mapolda Sumbar, Kamis (14/2).
Andri dan sejumlah rekannya yang lain mengaku tak mengenal pria yang menodongkan senjata api jenis revolver itu. “Kami tak mengenalnya. Yang jelas rambutnya cepak, dan berusia sekitar 40 tahun,” lanjutnya.

Forum Editor Terbentuk di Padang, Saatnya Berbakti untuk Masyarakat

Singgalang, Jumat 15 Februari 2013
PADANG – Namanya Forum Editor (FEd). Bukan asal forum, bukan main-main, bukan pula untuk pamer. Pendirinya sebanyak 30 orang. Semuanya orang ‘hebat’ di media se-Sumbar. Ada pemimpin redaksi dan redaktur pelaksana di koran, televisi, radio dan online. Awal terbentuk dari komunitas ini dari Black Berry Messeger (BBM), FEd kini siap ‘tempur’ dengan visi serius.

Tuesday, February 5, 2013

Bangsa yang Gagap Jujur pada Pahlawannya

207 Hari PDRI yang Nyaris Ditenggelamkan
Bangsa yang Gagap Jujur pada Pahlawannya

OLEH NASRUL AZWAR

Kami, Presiden Republik Indonesia, memberitakan bahwa, pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948, djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Ibu-Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan Pemerintah tidak dapat menjalankan kewadjibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran Republik Indonesia, untuk membentuk Pemerintah Darurat di Sumatera
Jogjakarta, 19 Desember 1948


Presiden                                              Wakil Presiden
Soekarno                                             Moh. Hatta